Selasa, 14 Mei 2019

Tutorial Dasar Arduino Blink

Posted by with No comments
Tutorial Dasar Arduino Blink -- dalam tutorial ini kita akan memprogram arduino untuk membuat sebuah lampu LED berkelip (blink) dengan memanfaatkan fungsi delay untuk mematikan ataupun menyalakan lampu LED tersebut. Sebelum memulainya seperti biasa siapkan Alat dan Bahan sebelum mempraktekkannya.

Alat dan Bahan
  • Arduino Uno
  • baterai atau power suplai untuk arduino (9v-12v)
  • LED 1 buah (Opsional)
  • Resistor 220Ω 1 buah (Opsional)
Penjelasan Sirkuit Arduino
Pada tutorial dasar arduino blink ini kita mengunakan fungsi label kode arduino LED built-in yang dimiliki sebagian besar board Arduino dan Genuino. LED ini sudah ada pada hardware arduino dan terhubung ke pin digital dan nomornya dapat bervariasi dari jenis papan ke jenis papan arduino. Untuk membuat pemograman lebih mudah, arduino memiliki konstanta yang ditentukan dalam setiap file deskriptor papan arduino. Konstanta ini adalah LED_BUILTIN dan memungkinkan Anda mengontrol LED yang telah terpasang pada arduino. ini adalah daftar antara pin digital LED_BUILTIN dengan jenis-jenis arduino :
  • Pin D13 – 101
  • Pin D13 – Due
  • Pin D1 – Gemma
  • Pin D13 – Intel Edison
  • Pin D13 – Intel Galileo Gen2
  • Pin D13 – Leonardo and Micro
  • Pin D13 – LilyPad
  • Pin D13 – LilyPad USB
  • Pin D13 – MEGA2560
  • Pin D13 – Mini
  • Pin D6 – MKR1000
  • Pin D13 – Nano
  • Pin D13 – Pro
  • Pin D13 – Pro Mini
  • Pin D13 – UNO
  • Pin D13 – Yún
  • Pin D13 – Zero
Jika anda mempunyai LED external dan ingin mencoba tutorial ini anda dapat merakitnya seperti gambar di bawah ini.
Parhatikan posisi peletakan LED karena led mempunyai dua kutub yaitu kutub Positif (P) dan Kutub Negatif (N), dalam sirkuit ini hubungkan kaki LED yang panjang(Kaki positif/Kutub Positif) ke ujung resistor, kemudian ujung resistor lainnya kita hubungkan ke PIN 13 Arduino, lalu hubungkan kaki LED yang pendek(Kaki Negatif/Kutub Negatif) ke pin Ground Arduino.
Nilai resistor 220Ω tidaklah mutlak anda dapat mengantinya dengan nilai antara 100Ω sampai 10KΩ, fungsi resistor pada tutorial ini hanyalah sebagai perlindungan arus dan tegangan berlebih ke lampu LED.
Penjelasan Kode Program Blink
Setelah anda selesai merangkai sirkuit arduino, buka software Arduino IDE pada komputer anda kemudian buka contoh program blink pada menu File>Examples>Basic>Blink. kita masuk pada penjelasan kode dari contoh program blink.
Hal pertama yang Anda lakukan adalah menginisialisasi pin LED_BUILTIN sebagai pin output pada void setup
isi dengan kode
Kemudian pada void loop (perintah program kode yang akan terulang)
isi dengan
dalam proses ini perintah berjalan satu persatu dengan urutan baris pada program itu sendiri, disini kita memiliki 4 baris program yang artinya ada 4 kondisi yang akan berjalan berurutan sesuai fungsi perintah program tersebut. Selanjutnya penjelasan satu persatu dari perintah kode ini dapat anda lihat sebagai berikut.
dan
digitalWrite anda akan menulis perintah digital (LOW/HGIH) pada Pin arduino
LED_BUILTIN adalah label dari pin anda
HIGH adalah kondisi yang akan anda perintahkan, terdapat dua kondisi yang dapat anda berikan yaitu kondisi HIGH artinya mengalirkan Tegangan 5v (Tegangan logic pada arduino untuk konsisi HIGH) dan kondisi LOW yang artinya mengalirkan tegangan 0V/ground (Ground logic pada arduino untuk kondisi LOW).
kemudian untuk kode ini
delay artinya ada penundaan perintah atau jeda sebelum melakukan perintah selanjutnya, kemudian untuk nilai 1000 adalah besaran nilai waktu dengan skala 1000 untuk 1 Detik, jadi pada kode ini adalah perintah jeda selama 1 detik untuk proses perintah selanjutnya.
itu lah penjelasan dari Tutorial Dasar Arduino Blink, untuk kode fullnya bisa anda lihat dibawah ini

Referensi

Sabtu, 11 Mei 2019

Jenis - Jenis Mikrokontroler Arduino

Posted by with No comments
Arduino

Jenis-jenis arduino dan kegunaannya

1. Ardunio Uno

Arduino uno R3 adalah salah satu jenis yang paling sering dipakai untuk pemula mikrokonttroller, jika anda adalah pemula saya sarankan untuk membeli jenis yang satu ini, Arduino Uno R3 adalah papan mikrokontroler yang memakai IC ATmega328P sebagai kontrollernya, selain itu Arduino uno memiliki 14 pin input / output digital (dimana 6 dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, osilator kristal 16 MHz, input koneksi USB tipe B, colokan DC 9v, header ICSP dan tombol reset. Untuk lebih lanjut tentang Arduino Uno R3 anda dapat mengunjungi ini Spesifikasi Arduino Uno R3

2. Arduino Leonardo
Arduino Leonardo
Arduino Leonardo adalah salah satu jenis yang lumayan unik, yah benar namanya seperti nama orang Leonardo, tapi arduino tipe ini sangat berbeda dengan arduino uno yang diatas, meskipun secara fisik hampir mirip, Arduino Leonardo adalah papan mikrokontroler yang memakai IC ATmega32u4 sebagai kontrollernya berbeda dengan Arduino Uno yang memakai IC Atmega328p.
Selain itu arduino Leonardo ini memiliki 20 pin input / output digital (dimana 7 dapat digunakan sebagai output PWM dan 12 sebagai input analog), osilator kristal 16 MHz, input koneksi micro USB tipe b, colokan DC 9V, header ICSP, dan tombol reset. Berbeda dengan tipe Arduino yang lainnya dengan tipe Arduino Leonardo yang memakai IC ATmega32u4 ini anda dapat menggunakannya sebagai koneksi Mouse ataupun Keyboard di komputer anda, tentu saja anda harus membuat kodenya dan hardware tombol tambahannya terlebih dahulu sebelum anda gunakan sebagai mouse ataupun keyboard external. Untuk lebih lanjut tentang Arduino Leonardo anda dapat mengunjungi ini Spesifikasi Arduino Leonardo.
3. Arduino 101
Arduino 101
Arduino 101 adalah salah satu jenis Arduino yang spesial, dilihat dari namanya Arduino 101 bukan Flat Earth 101 yah. Arduino ini adalah tipe yang spesial dilihat dari segi fungsinya yang banyak dan komponen pendukungnya pun sudah terintegrasi pada papannya sendiri, Arduino 101 bukanlah mikrocontroller biasa, Arduino 101 ini merupakan gabungan antara Mikroprosessor dan Mikrokontroler, yap dengan menggunakan Chip Intel® Curie™ yang mempunyai dua inti (core) x86 (Quark) dan  32-bit ARC dengan kecepatan clocknya 32MHz yang berfungsi sebagai mikroprosesor sekaligus mikrocontroller.
Arduino 101 sangatlah lengkap dibandingkan dengan arduino jenis lainnya, disamping itu Arduino 101 memiliki Bluetooth LE yang dapat anda langsung gunakan untuk mengoneksikan Arduino 101 anda dengan komputer ataupun gadget anda. Arduino 101 juga dilengkapi akselerometer enam arah dan gyro yang sudah ada pada boardnya. selain itu Arduino 101 juga dilengkapi dengan 14 pin input / output digital (dimana 4 dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, konektor USB tipe b untuk komunikasi serial dan sketsa upload, colokan DC 9V, header ICSP dengan sinyal SPI dan pin khusus I2C . Board operasi tegangan dan I / O adalah 3.3V berbeda dengan tipe arduino pada umumnya yang mengunakan 5V sebagai operasi tegangannya, tapi jangan khawatir semua pin Arduino 101 sudah dilindungi terhadap tegangan lebih 5V. Untuk lebih lanjut tentang Arduino 101 anda dapat mengunjungi ini Spesifikasi Arduino 101.
4. Arduino Micro
Arduino Micro, seperti namanya micro yaitu arduino yang sangat kecil dengan ukuran panjang sekitar 4.5 cm dan lebar sekitar 2.1 cm. Arduino ini mengadopsi chip mikrokontroller ATmega32U4 yang sudah lengkap dengan fungsi usb komunikasi yang dapat dikenali sebagai keyboard ataupun mouse apabila dikoneksikan ke laptop anda, arduino micro ini hampir mirip dengan arduino leonardo hanya dari segi ukurannya saja yang berbeda. Arduino micro ini biasa digunakan untuk project dengan ukuran kecil, seperti mini robot line follower,  Track Head Mouse dan lainnya. Untuk lebih lanjut tentang Arduino Micro anda dapat mengunjungi ini Spesifikasi Arduino Micro.
5.Arduino Mega 2560 Rev3
Arduino Mega 2560 Rev3, sesuai dengan namanya Mega yang berarti besar, arduino Mega 2560 ini memiliki ukuran yang paling besar dari jenis yang lainnya, Arduino Mega 2560 mengadopsi chip miktrokontroller ATmega2560 yang mempunyai 54 pin input/output (dimana 15 pin diantaranya dapat digunakan sebagai output PWM), 16 analog input, 4 UARTs (serial port),  16MHz crystal , Koneksi USB, Colokan Power 9v, dan ICSP pin. Arduino Mega 2560 ini bisa sering digunakan pada project skala besar, seperti Print 3d dan project robot lainnya yang membutuhkan banyak serial pin input/output. Untuk lebih lanjut tentang Arduino Mega 2560 Rev3 anda dapat mengunjungi ini Spesifikasi Arduino Mega 2560 Rev3.
Itulah beberapa jenis dari microcontroller Arduino, untuk lebih lanjut lagi tentang jenis arduino anda dapat mengunjungi Jenis-jenis arduino dan kegunaannya part2 di artikel selanjutnya.
Referensi

Jumat, 03 Mei 2019

Pengertian dan Kelebihan Arduino

Posted by with No comments

Arduino

Pengertian dan Kelebihan Arduino
Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.

Mikrokontroler itu sendiri adalah chip atau IC (integrated circuit) yang bisa diprogram menggunakan komputer. Tujuan menanamkan program pada mikrokontroler adalah agar rangkaian elektronik dapat membaca input, memproses input tersebut dan kemudian menghasilkan output sesuai yang diinginkan. Jadi mikrokontroler bertugas sebagai ‘otak’ yang mengendalikan input, proses dan output sebuah rangkaian elektronik.

Mikrokontroler ada pada perangkat elektronik di sekeliling kita. Misalnya handphone, MP3 player, DVD, televisi, AC, dll. Mikrokontroler juga dipakai untuk keperluan mengendalikan robot. Baik robot mainan, maupun robot industri.

Karena komponen utama Arduino adalah mikrokontroler, maka Arduino pun dapat diprogram menggunakan komputer sesuai kebutuhan kita.

Apa saja yang bisa dilakukan Arduino?
Kegunaan Arduino tergantung kepada kita yang membuat program. Arduino bisa digunakan untuk mengontrol LED, bisa juga digunakan untuk mengontrol helikopter.

Pengertian dan Kelebihan Arduino
Contoh yang sudah pernah dibuat adalah MP3 player, pengontrol motor, mesin CNC, monitor kelembaban tanah, pengukur jarak, penggerak servo, balon udara, pengontrol suhu, monitor energi, statiun cuaca, pembaca RFID, drum elektronik, GPS logger, monitoring bensin dan masih banyak lagi. Silahkan buka Google, Youtube atau lihat di http://www.freeduino.org

Kelebihan Arduino 
  • Tidak perlu perangkat chip programmer karena di dalamnya sudah ada bootloader yang akan menangani upload program dari komputer.
  • Sudah memiliki sarana komunikasi USB, sehingga pengguna Laptop yang tidak memiliki port serial/RS323 bisa menggunakan nya.
  • Bahasa pemrograman relatif mudah karena software Arduino dilengkapi dengan kumpulan library yang cukup lengkap.
  • Memiliki modul siap pakai (shield) yang bisa ditancapkan pada board Arduino. Misalnya shield GPS, Ethernet, SD Card, dll.
Bahasa Pemrograman Arduino
Bahasa pemrograman Arduino adalah bahasa C. Tetapi bahasa ini sudah dipermudah menggunakan fungsi-fungsi yang sederhana sehingga pemula pun bisa mempelajarinya dengan cukup mudah.

Untuk membuat program Arduino dan mengupload ke dalam board Arduino, anda membutuhkan software Arduino IDE (Integrated Development Enviroment) yang bisa di download gratis di http://arduino.cc/en/Main/Software

Panduan bahasa pemograman Arduino beserta dengan contoh-contohnya bisa dibaca di halaman http://arduino.cc/en/Reference/HomePage

Referensi